Sebelum kami menceritakan tentang PAlangkaraya, galaxiiga ingin mempost tentang KALIMANTAN TENGAH yang merupakan daerah kami tinggal…
< Posting ini dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan_Tengah >
Kondisi dan Sumber Daya Alam
Kondisi Alam
Bagian Utara terdiri Pegunungan Muller Swachner dan perbukitan, bagian Selatan dataran rendah, rawa, paya-paya. Berbatasan dengan tiga Provinsi Indonesia yaitu Kalimantan Timur, Selatan dan Barat serta Laut Jawa. Iklim tropis lembab, dilintasi garis equator.
Keanekaragaman Hayati
Banyak belum diketahui, dengan ragam wilayah pantai, gunung / bukit, dataran rendah dan paya, segala macam vegetasi tropis mendominasi alam daerah ini. Orangutan merupakan hewan endemik yang masih banyak di Kalteng khususnya di wilayah Taman Nasional tanjung Puting yang mencapai 300.000 Ha di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Seruyan. Terdapat beruang, landak, owa-owa, beruk, kera, bekantan, trenggiling, buaya, kukang, paus air tawar (tampahas), arwana, manjuhan, biota laut, penyu, bulus, burung rangkong, betet / beo dan lain-lain bervariasi tinggi.
Sumber Daya Alam
Hutan mendominasi wilayah 80 %. Hutan primer tersisa sekitar 25 % dari luas wilayah. Lahan yang luas saat ini mulai didominasi kebun Kelapa Sawit mencapai 700.000 Ha (2007). Perkebunan karet dan rotan rakyat masih tersebar hampir diseluruh daerah, terutama di Kab Kapuas, Katingan, Pulang Pisau, Gunung Mas dan Kotawaringin Timur. Banyak ragam potensi sumber alam, antara lain yang sudah diusahakan batubara, emas, zirkon, besi. Terdapat pula tembaga, kaolin, batu permata dan lain-lain.
Sosial Kemasyarakatan
Suku Bangsa
Sebutan umum suku Dayak yang ada di Kalteng adalah suku Dayak Ngaju (dominan), suku lainnya yang tinggal di pesisir adalah Banjar Melayu Pantai merupakan 25 % populasi. Di samping itu ada pula suku Jawa, Madura, Bugis dan lain-lain. Suku Dayak di Kalteng antara lain :
Suku Dayak Ot Danum
Suku Dayak Ngaju
Suku Dayak Bakumpai
Suku Dayak Maanyan
Suku Dayak Dusun
Suku Dayak Lawangan
Suku Dayak Siang Murung
Suku Dayak Punan
Suku Dayak Sampit
Suku Dayak Kotawaringin Barat
Suku Dayak Katingan
Suku Dayak Bawo
Suku Dayak Taboyan
Suku Dayak Mangkatip
Yang memiliki berbagai Bahasa
1. Bahasa Pengantar
Seperti pada umumnya bagian negara Indonesia yang merdeka lainnya, masyarakat Kalimantan Tengah menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. borneo merdeka Sebagian besar masyarakat Kalimantan Tengah (sekitar 60%) terutama di daerah perkotaan telah mengenal dan menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi, terutama sebagai bahasa pengantar di pemerintahan dan pendidikan. rakyat miskin Pelajaran Bahasa Indonesia telah diajarkan kepada para siswa sejak bangku sekolah dasar.
2. Bahasa Sehari-hari
Keberagaman etnis dan suku bangsa menyebabkan Bahasa Indonesia dipengaruhi berbagai dialek. Namun kebanyakan bahasa daerah ini hanya digunakan dalam lingkungan keluarga dan tempat tinggal, tidak digunakan secara resmi sebagai bahasa pengantar di pemerintahan maupun pendidikan. Sebagian besar penduduk Kalimantan Tengah terdiri dari suku bangsa Dayak. Suku bangsa dayak sendiri terdiri atas beberapa sub-suku bangsa. Bahasa Dayak Ngaju adalah bahasa dayak yang paling luas digunakan di Kalimantan Tengah,terutama di daerah sungai Kahayan dan Kapuas,bahasa Dayak Ngaju juga terbagi lagi dalam berbagai dialek seperti bahasa Dayak Katingan dan Rungan. Selain itu Bahasa Ma’anyan dan Ot’Danum juga banyak digunakan. Bahasa Ma’anyan banyak digunakan digunakan di daerah aliran sungai Barito dan sekitarnya. Sedangkan bahasa Ot’Danum banyak digunakan oleh suku dayak Ot’danum di hulu sungai Kahayan dan kapuas. Kelompok masyarakat pendatang juga memberikan keragaman bahasa bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Bahasa yang cukup sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah bahasa Banjar karena memiliki kedekatan geografis dengan daerah Kalimantan Selatan yang mayoritas dihuni oleh suku/orang Banjar, dan cukup banyak orang Banjar yang merantau ke Kalimantan Tengah. Bahasa lainnya adalah bahasa Jawa, bahasa Bugis, bahasa Batak, dan sebagainya yang dibawa pendatang.
Bahasa Melayu Lokal :
Bahasa Banjar (bjn)
Bahasa Dayak-Malayik
Bahasa Dayak Malayik [xdy] (Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Seruyan)
Bahasa Barito
Bahasa Barito timur
Bahasa Barito timur bagian utara :
Bahasa Lawangan-Pasir(lbx)
Bahasa Tawoyan [twy]
Bahasa Barito timur bagian Tengah-Selatan
Bagian Tengah :
Bahasa Dusun Deyah [dun]
Bagian Selatan :
Bahasa Maanyan [mhy]
Bahasa Dusun Malang [duq]
Bahasa Dusun Witu [duw]
Bahasa Paku [pku]
Bahasa Barito barat :
Bahasa Barito barat bagian utara
Bahasa Kohin [kkx] (Bahasa Seruyan)
Bahasa Dohoi [otd]
Bahasa Siang-Murung [sya]
Bahasa Barito barat bagian selatan
Bahasa Bakumpai [bkr]
Bahasa Katingan [kxg]
Bahasa Ngaju [nij]
Bahasa Kahayan [xah]
Menurut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalteng, bahasa daerah (lokal) terdapat pada 11 DAS meliputi 9 bahasa dominan dan 13 bahasa minoritas yaitu:
Bahasa Dominan :
Bahasa Melayu
Bahasa Banjar
Bahasa Ngaju
Bahasa Manyan
Bahasa Ot Danum
Bahasa Katingan
Bahasa Bakumpai
Bahasa Tamuan
Bahasa Sampit
Bahasa Kelompok Minoritas :
Bahasa Mentaya
Bahasa Pembuang
Bahasa Dusun Kalahien
Bahasa Balai
Bahasa Bulik
Bahasa Mendawai
Bahasa Dusun Bayan
Bahasa Dusun Tawoyan
Bahasa Dusun Lawangan
Bahasa Dayak Barean
Bahasa Dayak Bara Injey
Bahasa Kadoreh
Bahasa Waringin
Agama
seperti daerah lain di Indonesia,di Prov. Kalimantan Tengah terdapat berbagai jenis agama dan kepercayaan yang menyebar dan diseluruh daerah Kalimantan Tengah, antara lain : 1. Islam 2. Kristen Prostestan 3. katolik 4. Hindu Bali 5. Budha 6. Hindu Kaharingan
Kaharingan adalah kepercayaan Penduduk asli kalimantan tengah yang hanya terdapat didaerah kalimantan sehingga untuk dapat diakuisebagai agama maka digabungkan dalan agama hindu. Penganut Agama Hindu Kaharingan tersebar didaerah kalimantan tengah dan banyak terdapat dibagian hulu sungai, antara lain hulu sungai kahayan, sungai katingan, dan hulu sungai lainnya
Pendidikan
Universitas Negeri terbesar di Kalimantan tengah adalah Universitas Palangka Raya (www.upr.ac.id)
Permasalahan Sosial
Pemerintahan
Kabupaten dan KotaNo. Kabupaten/Kota Ibukota
1 Kabupaten Barito Selatan Buntok
2 Kabupaten Barito Timur Tamiang
3 Kabupaten Barito Utara Muara Teweh
4 Kabupaten Gunung Mas Kuala Kurun
5 Kabupaten Kapuas Kuala Kapuas
6 Kabupaten Katingan Kasongan
7 Kabupaten Kotawaringin Barat Pangkalan Bun
8 Kabupaten Kotawaringin Timur Sampit
9 Kabupaten Lamandau Nanga Bulik
10 Kabupaten Murung Raya Purukcahu
11 Kabupaten Pulang Pisau Pulang Pisau
12 Kabupaten Sukamara Sukamara
13 Kabupaten Seruyan Kuala Pembuang
14 Kota Palangka Raya -
Perekonomian
Tenaga Kerja
Penduduk Usia 15 Tahun lebih menurut kegiatanKegiatan Utama Februari 2006 Agustus 2006 Februari 2007 Februari 2008
Penduduk Usia 15 tahun lebih 1.387.244 1.398.307 1.411.568 1.438.271
Angkatan Kerja 991.764 944.266 1.100.430 1.077.831
Bekerja 991.764 944.266 1.045.186 1.026.211
Sumber: BPS Propinsi Kalimantan Tengah
Pertanian & Perkebunan
Hutan & Ikan
Potensi Perikanan di Kalimantan Tengah sangat besar, khususnya Perikanan air tawar. Hal itu dikarenakan luasnya wilayah perairan tawar seperti sungai, danau dan rawa di Kalimantan Tengah.
Industri
Jasa
Energi
Pertambangan
Sebagian Besar Penduduk di Wilayah Katingan Khususnya Kecamatan Katingan Tengah bermata pencaharian sebagai petani dan Penambang. hasil tambang utama yang dihasilkan adalah emas dan puya (pasir zirkon) yang berwarna merah. Masyarakat dalam melakukan penambangan masih bersifat tradisional sehingga hasil yang diperoleh tidak optimal.
Transportasi
bandar udara Tjilik Riwut Palangkaraya telah bisa melayani penerbangan dari dan ke Surabaya dan Jakarta direct, menggunakan pesawat jet berbadan lebar jenis 737 Boeing 737-200,737-300 dan 737-400. penerbangan ini dilayani oleh 3 maskapai, yaitu: Sriwijaya Air, Garuda Indonesia dan Batavia Air. Bandar udara kesayangan masyarakat Palangkaraya ini memiliki pcn 29 fczu
Komunikasi
Ekspor & Impor
Keuangan & Perbankan
Seni dan Budaya
Musik
Memiliki berbagai macam seni musik dan instrumen musik salah satunya intrumen musik Kecapi atau Kacapi berbentuk seperti dayung berdawai 2 dan 3,terbuat dari bahan kayu ringan (kayu jalutung atau hanjalutung)serta bernada minor, Kacapi biasa untuk mengiringi seni vokal salah satunya seni vokal seperti pantun yang disebut Karungut dan seni tari Manganjan,juga biasa digunakan oleh umat Kaharingan sebagai alat musik dalam upacara-upacaranya. Permainan Kacapi biasa disebut Mangacaping dan lebih dinamis dalam permainannya. Kacapi berbeda dengan instrumen musik petik sejenis dari Propinsi Kalimantan lain.
Tarian
terdapat tari hugo dan huda.
Tari Putri Malawen
Tari Tuntung Tulus dari Barito Timur
Wadian
Adat rukun kematian Kaharingan



Koreksi untuk sumber mengenai bahasa-bahasa di Kalteng (menurut Dinas Pendidikan….) sebenarnya sumbernya adalah Balai Bahasa Provinsi Kalteng. Anda bisa link ke http://www.balaibahasaprovinsikalteng.org. Karena saya yang mengetuai Tim Pemetaan Bahasa-bahasa di Kalimantan Tengah. Atau hubungi Balai Bahasa Provinsi Kalteng di Jl. Tingang Km 3,5 Palangka Raya. Anda juga bisa search di Google tentang bahasa-bahasa kalteng, atau dengan tag Suryanyahu. Terima Kasih. Demikian agar masyarakat dapat mengetahui dengan baik.Karena kami bukan di bawah Dinas Pendidikan tetapi di bawah Pusat Bahasa, Depdiknas RI,Jakarta.
By: nyahu on January 30, 2009
at 3:50 pm
Terima kasih atas sarannya
By: galaxiigasmada on January 30, 2009
at 5:36 pm
I’m interested to know about Suku Dayak Witu dialect/language. I’d be very please if you could send any articles or informations or how to get in touch with any associatios/bodies/individuals/groups working on Suku Dayak Witu language. Thank you.
By: David Awot on May 21, 2009
at 11:26 am